ANALISIS JUMLAH BAKTERI CAIRAN KANTUNG TUMBUHAN Nepenthes ampullaria YANG TERDAPAT DI HUTAN CAGAR ALAM LEMBAH HARAU SUMATERA BARAT

yosmed hidayat

Abstract


Beberapa kelompok mikroba yang hidup dalam cairan kantung tumbuhan Nepenthes dapat memberikan peranan penting bagi tumbuhan Nepenthes dalam mempertahankan kelangsungan hidup. Beberapa bakteri bersimbiosis dengan tumbuhan Nepenthes dalam memperoleh nutrisi untuk kebutuhan hidup. Keberadaan bakteri pada suatu medium dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, begitu juga dengan bakteri yang terdapat dalam cairan kantung. Nepenthes ampullariamerupakan salah satu jenis Nepenthes yang hidup di daerah    beberapa daerah di Sumatera Barat. Namun belum ada laporan yang menjelaskan tentang kondisi isolat bakteri yang terdapat dalam cairannya. Penelitian ini 

bertujuan untuk mengetahui jumlah isolat bakteri yang terdapat pada beberapa cairan kantung N. ampullaria. Cairan kantung N. ampularia dikoleksi pada daerah Bukik Rangkak Cagar Alam Lembah Harau Sumatera Barat. Cairan kantung diperoleh melalui survey lansung ke hutan Bukik Rangkak. Proses isolasi bakteri pada cairan kantung dilakukan dengan metoda spear plate. Pengamatan koloni dilakukan untuk tiap isolat bakteri yang tumbuh dari masing-masing biakan dan dilajutkan dengan proses pemurnian. Berdasarkan hasil isolasi bakteri pada cairan kantung N. ampullaria didapatkan 36 isolat bakteri yang tersebar pada cairan kantung dengan kondisi berbeda. Jumlah bakteri yang terdapat dalam cairan kantung tumbuhan Nepenthes ampullaria tidak jauh berbeda untuk tiap kantungnya. Hasil ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan jumlah isolat yang signifikan meskipun cairan berasal dari kantung dengan kondisi yang berbeda-beda.


Keywords


Isolasi, Nepenthes, Nepenthes ampullaria

Full Text:

PDF

References


Adlassnig, W., M. Peroutka and T. Lendl. 2011. Traps of carnivorous pitcher plants as a habitat: composition of the fluid, biodiversity and mutualistic activities. J. Annals of Botany. 107; 181–194.

Azwar, F., A. Kunarso dan T. Rahman. 2007. Kantong semar (Nepenthes sp.) di hutan Sumatera, tanaman unik yang semakin langka. Prosiding. Ekspose Hasil Penelitian. Hal 173-181.

Chen, Y., M. Qi, W. Lu, W. Dong, S. Wang and Z. Zheng. 2005. Carnivorus plant nepenthes. Roskilde University.

Mansur, M. 2006. Nepenthes, kantong semar yang unik. Penebar Swadaya. Jakarta.

Mardhiana, Y. Parto, R. Hayati dan D.P. Priadi. 2012. Karakteristik dan kemelimpahan Nepenthes di habitat miskin unsur hara. J. Lahan Suboptimal. 1(1); 50-56.

Peterson C. N., S. Day, B.E. Wolfe, A. M. Ellison, R. Kolter and A. Pringle. 2008. A keystone predator controls bacterial diversity in the pitcher-plant (Sarracenia purpurea) microecosystem. Environmental Microbiology 10(9); 2257–2266.

Witarto, A.B. 2006. Protein pencerna di kantong semar. Lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (Tempo). Diakses pada http://www.lipi.go.id.

Yogiara. 2004. Analisis komunitas bakteri cairan kantung semar (Nepenthes spp.) menggunakan teknik Terminal Restriction Fragment Length Polymorphism (T-RFLP) dan Amplified Ribosomal DNA Analysis (ARDRA). Tesis. Instistut Pertanian Bogor. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.22202/bc.2016.v2i2.1534

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




BioCONCETTA Visitor