Pengembangan Modul Pembelajaran Berorientasi Keterampilan Proses Sains Pada Mata Kuliah Biologi untuk Perkuliahan Di Perguruan Tinggi Kesehatan

Abstract view : 33 times
PDF - 15 times

Abstract


Banyak kendala yang dialami oleh mahasiswa dalam mempelajari mata kuliah Biologi karena materi yang sulit untuk divisualisasikan. Untuk mempelajari materi tersebut, harus menggunakan alat bantu berupa media sebagai sumber belajar. Salah satu media pembelajaran adalah modul yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan four D models yaitu define phase, design phase, develop phase dan disseminate phase. Tahap yang dilaksanakan adalah sampai develop phase yaitu uji validitas, uji praktikalitas dan uji efektifitas. Untuk uji validitas dilakukan oleh 3 orang validator, dan untuk uji praktikalitas oleh 5 orang dosen, dan 100 orang mahasiswa pada lima perguruan tinggi kesehatan. Data diperoleh dari kuisioner validitas, praktikalitas dan efektifitas. Hasil validasi intrumen sebagai alat ukur penelitian yaitu 3,49 dengan kriteria sangat valid. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul yang dikembangkan sangat valid 3,41 dan praktis oleh dosen dengan nilai praktikalitas 3,76 dan 3,46 oleh mahasiswa.Sedangkan hasil efektifitas yang meliputi kompetensi kognitif yaitu 77,60 dengan kategori baik, kompetensi afektif 86,29 dengan kategori sangat baik dan kompetensi psikomotor 84,49 dengan kategori sangat baik.


Keywords


keterampilan proses sains, kompetensi, modul, pembelajaran biologi, peguruan tinggi kesehatan.

Full Text:

PDF

References


Alfiriani, A dan E, Hutabri. 2017. Kepraktisan Dan Keefektifan Modul Pembelajaran BilingualBerbasis Komputer. Jurnal (Online) Jurnal Kependidikan Volume 1 Nomor 1 Juni 2017 Halaman 12-23. Diakses Tanggal 3 Oktober 2018.

Akhiruddin, H. Susilo, Ibrohim. 2016. Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Dan Pjbl Berbahan Ajar Potensi Lokal Materi Fungi.Jurnal Nasional Pendidikan dan Saintek 2016 ISSN: 2557-533X.Diakses Tanggal 12 Juni Januari 2017.

Niken. 2015. Pengembangan Penuntun Praktikum Biologi Bernuansa Keterampilan Proses Sains untuk Siswa SMA Kelas XI Semester Genap. Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Volume 8 (Januari 2017) ISSN 2085-7098.

Nurbidayani, I. 2013. Pelaksanaan Pengukuran Ranah Kognitif, Afektif, Dan Psikomotor Pada Mata Pelajaran IPS Kelas III SD Muhammadiyah Palangkaraya.Jurnal Pendidikan Volume 8 Nomor 2 Oktober 2013 Halaman 14-20. Diakses Tanggal 3 Oktober 2018.

Purwanto, N. 2010. EvaluasiPengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Riduwan. 2006. Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Sagala, S. 2011. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sudjana, N. 2005.Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Surabaya: Pustaka Ilmu.

Yunia, E, S. Dua, I.W. Dasna, H. Susilo. 2016. Pemberdayaan Keterampilan Proses Melalui POGIL (Proces Oriented Guided Inquiry Learning).Prosiding Seminar Nasional Matematika Prodi Pendidikan IPA Pascasarjana UM, Volume 1 2016 ISSN 978-602-9286-21-2.




DOI: https://doi.org/10.22202/bc.2018.v4i2.3016


Refbacks

  • There are currently no refbacks.