HARMONISASI ANTARA ETNIK JAWA MINANG BATAK STUDI KASUS DI DAERAH DI JAMBAK KABUPATEN PASAMAN BARAT

meldawati meldawati

Abstract


Daerah Pasaman Barat sebelum tahun 2004 masih bahagian dari Pasaman secara umum. Sejak memekarkan diri menjadi kabupaten sendiri kabupaten Pasaman Barat memiliki beberapa kecamatan yang salah satunya kecamatan Luhak Nan Duo. Di Salah satu kecamatan ini terdapat sebuah kenagarian Koto Baru yang memiliki keberagaman masyarakat  Jawa, Minang dan Batak tepatnya di daerah Jambak. Pasaman merupakan Kabupaten yang terletak di Propinsi Sumatera Barat, yang terletak di daerah perbatasan antara daerah budaya Minangkabau dan daerah budaya Mandahiling (Batak). Daerah Pasaman merupakan heterogenitas penduduk yang tinggi di samping didiami oleh orang Minang, di daerah ini juga bermukim sejak abad-abad yang lalu bangsa Batak (Tapanuli).

Harmonisasi antar etnik Didaerah Pasaman khususnya di Jambak terjalin atara etnik Jawa, Minang dan Batak. Untuk melihat bagaimana harminisasi hubungan atra ketiga etnik, maka dirumuskanlah masalah tentang bagaimana latarbelakang kedatangan etnik Jawa, Minang dan Batak di daerah Jambak, dan bagaimana harmonisasi hubungan atara etnik Jawa, Minang dan Batak di daerah Jambak. Setelah dilakukan penelitian ditemukan bahwa Kehadiran etnik Jawa di daerah ini erat kaitannya dengan program transmigrasi, baik transmigrasi Angkatan Darat dan transmigran Lokal di Sumatera Barat.Sementara etnik Minang sudah lama juga berada di daerah Luhak Nan Duo, sementara Kedatangan etnik Batak ke Pasaman khususnya kenagarian Koto Baru berbeda dengan istilah merantau pada masyarakat Minangkabau, Pola merantau etnik Batak lebih di kenal dengan Marjajo yaitu adalah suatu bentuk kebiasaan yang digemari oleh pemuda-pemuda Batak untuk melepaskan keinginannya ke daerah lain. Dalam hal ini dilakukan tanpa tujuan yang pasti merupakan kebiasaan yang telah terjadi secara turun temurun.


Keywords


Harmonisasi, Etnik Jambak, Pasaman Barat

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22202/bakaba.2017.v6i2.2420

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License

Bakaba; Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

 

 

Bakaba Visitor