PERUBAHAN SILABEL KOSAKATA (SILABEL AWAL) BAHASA MINANGKABAU DAN BAHASA INDONESIA: ANALISIS KOMPARATIF

  • Jendri Mulyadi (Fakultas Ilmu Komputer Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang)
Abstract view : 285 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 357 times

Abstract


Abstract

 

This research is a linguistic research focused in the change of syllable on the vocabulary. Based on this consideration, this research is attempting to describe and to analyze the form and position of syllable change in Minang and Indonesian vocabulary, as well as to find and explain all of the changes’ principles. This research is based on qualitative method with descriptive data, and refers to comparative analysis method. Data source in this research is primary data. The syllable change of Minang and Indonesian vocabulary occurs in some positions, they are in the beginning, in the middle, and in the end of a vocabulary with the phoneme change, phoneme addition, and phoneme elimination. The amount of change that occurs in a vocabulary is vary, it can be one, two, three or four changes. The principle of changes can be made according to the tendency of syllable change in Minang and Indonesian language. The description of Minang and Indonesian syllable change is not provided based on the amount of changes which occur in a vocabulary, it is categorized based on the position in the syllable, they are: first syllable change, second syllable change or middle syllable change, and last syllable change. Description that based on the amount of syllable is considered as an ineffective way as the change that occur in a vocabulary is different and those changes occur in different syllable as well.

Keywords: syllable change, comparative analysis, phonology, morphology, lexicon, Minang language

 

 

Abstrak

 

Penelitian ini merupakan penelitian dalam bidang linguistik, khususnya perubahan silabel dalam kosakata. Mengingat hal tersebut, penelitian ini berusaha mendeskripsikan dan menganalisis bentuk dan posisi perubahan silabel kosakata bahasa Minang dan bahasa Indonesia, serta menemukan dan menjelaskan kaidah-kaidah perubahannya. Penelitian ini didasarkan pada metode kualitatif dengan data deskriptif. Cara kerja metode ini merujuk pada metode analisis komparatif. Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Perubahan silabel kosakata bahasa Minang dan bahasa Indonesia terjadi pada posisi awal, tengah, dan akhir kosakata dengan bentuk perubahan fonem, penambahan fonem, dan penghilangan fonem. Jumlah perubahan yang terjadi pada sebuah kosakata bervariasi, mulai dari satu perubahan, dua perubahan, tiga perubahan, dan empat perubahan. Berdasarkan kecenderungan perubahan silabel bahasa Minang dan bahasa Indonesia dapat diperoleh kaidah perubahannya. Penjelasan kaidah perubahan silabel kosakata BMi dan BI tidak disajikan berdasarkan jumlah perubahan yang terjadi dalam sebuah kosakata, melainkan dikelompokkan berdasarkan posisi perubahan dalam silabel, yakni perubahan silabel awal, perubahan silabel kedua atau silabel tengah, dan perubahan silabel akhir. Penjelasan kaidah berdasarkan jumlah perubahan silabel tidak efektif karena perubahan yang terjadi dalam sebuah kosakata berebeda-beda serta perubahan-perubahan tersebut terjadi pada silabel yang berbeda pula.

 

Kata kunci: perubahan silabel, analisis komparatif, fonologi, morfologi, leksikon, bahasa Minang



Keywords


perubahan silabel, analisis komparatif, fonologi, morfologi, leksikon, bahasa Minang

References


Alwi, Hasan dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Ardana, I Komang. 2011. “Korespondensi Fonem Proto-Austronesia dalam Bahasa Kaili dan Bahasa Uma di Sulawesi Tengah” (Tesis). Denpasar: Program Pascasarjana Universitas Udayana.

Bynon, Theodora. 1979. Historical Linguistics. London: Cambridge University Press.

Chaer, Abdul. 2009. Fonologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Morfologi Bahasa Indonesia, Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta.

Crowley, Terry. 1987. An Introduction to Historical Linguistics. Papua New Guinea: University of Papua New Guinea Press.

Fernandez, Yos Inyo. 1993. Linguistik Komparatif Bagian Pertama, Bagian Kedua. Yogyakarta: UGM.

Ibrahim, Abd. Syukur. 1982. Prinsip dan Metode Lingusitik Historis. Surabaya: Usaha Nasional.

Keraf, Gorys. 1996. Linguistik Bandingan Historis. Jakarta: PT Gramedia.

Koentjaraningrat. 1976. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Kridalaksana, Harimurti. 2007. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Lass, Roger. 1991. Fonologi, Sebuah Pengantar untuk Konsep-Konsep Dasar (diterjemahkan oleh: Warsono, dkk.). Cambridge: Cambridge University Press.

Marsono. 2008. Fonetik. Yogyakarta: Gadjah Mada Univerisity Press.

McMahon, April. 2002. An Introduction to English Phonology. Edinburgh: Edinburgh University Press Ltd.

Medan, Tamsin dkk. 1988. Antologi Kebahasaan. Padang: Angkasa Raya.

Medan, Tamsin. 1986. Geografi Dialek Bahasa Minangkabau: Suatu Deskripsi dan Pemetaan di Daerah Kabupaten Pasaman. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Muhadjir. 1996. Frekuensi Kosakata Bahasa Indonesia. Depok: Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Muslich, Masnur. 2010. Fonologi Bahasa Indonesia, Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Parera, Jos Daniel. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Kajian Linguistik Umum Historis Komparatif dan Tipologi Struktural. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Rahmat, W. (2016). Penerapan Kaba Minangkabau Sebagai Media Pelestarian Bahasa Amai (Ibu) dan Kesusastraan dalam Pendidikan Literasi Di Minangkabau. Jurnal Iptek Terapan, 4(4), 236–241.

Ramlan, M. 2001. Morfologi, Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV. Karyono.

Tata Bahasa Indonesia, Penggolongan Kata. Yogyakarta: Andi Offset.

Subroto, Edi. 1992. Pengantar Metoda Penelitian Linguistik Struktural. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Sudaryanto.1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa, Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: M. L. I. Komisariat Universitas Gajah Mada.

Tarigan, Henry Guntur. 2009. Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.

Pengajaran Kosakata. Bandung: Angkasa.

Yusuf, Suhendra. 1998. Fonetik dan Fonologi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.




DOI: https://doi.org/10.22202/jg.2017.v3i1.1551


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia