KESANTUNAN PERMINTAAN : INTERAKSI MAHASISWA DAN DOSEN

Widya Fhitri, S.S, M.Hum

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk kalimat, penanda kesopanan, dan alasan dari mahasiswa digunakan meminta kesopanan dengan dosen di Dharma Universitas Andalas. Ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dari ucapan-ucapan yang meminta antara mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data menunjukkan bentuk kalimat yang sering digunakan oleh mahasiswa adalah kalimat perintah kemudian diikuti oleh kalimat tanya dan kalimat deklaratif. Meskipun mahasiswa digunakan kalimat penting, itu tidak berarti bahwa itu adalah perguruan ucapan mahasiswa tidak sopan karena dilengkapi dengan penanda meminta kesopanan dan juga alasan menggunakannya. Beberapa penanda meminta kesopanan adalah dengan menggunakan kata tolong, can, dan -lah partikel. Umumnya, mahasiswa digunakan makna ucapan sebagai alasan terbesar saat menggunakan meminta kesopanan untuk dosen. Selain itu, alasan lain yang juga mempengaruhi mahasiswa yang digunakan meminta kesopanan adalah orang pertama, orang kedua, dan emosi pembicara.


Keywords


kesopanan, meminta, ucapan, mahasiswa, dosen

Full Text:

PDF

References


Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 1995. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta

Crowley, Terry. 2007. Field Linguistic: A Beginner’s Guide. New York: Oxford University Press.

Duranti, A. 2002.Linguistic Anthropology. United Kingdom: Cambridge University Press

Eelen, Gino. 2001. Kritik Teori Kesantunan. Surabaya: Airlangga University Press.

Ikawati, Nur Anisa. 2011. “Kesantunan Menolak dalam Interaksi Percakapan Keluarga AD di Kompleks Asmil Yonnif 514 Kabupaten Bondowoso (Kajian Etnografi Komunikasi)”. Tesis.Universitas Negeri Malang dalam http://karyailmiah.um.ac.id/index.php/disertasi/article/view/10922 diakses 25 Juni 2012.

Keraf, Gorys. 2007. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Kramsch, C. 1998. Language and Culture. Oxford: Oxford University Press

Leech, Geoofrey N. 1983. Prinsip-Prinsip Pragmatik.Jakarta: UI Press.

Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan strategi, Metode dan Tekniknya (ed. Revisi). Jakarta: Rajawali Press.

Manaf, Ngusman Abdul. 2003. “Kesantunan Berbahasa Kelompok Etnik Minangkabau dan Impilkasinya Terhadap Kesetaraan Jender” dalam Kajian Sastra: Jurnal Kebahasaan, Kesusastraan dan Kebudayaan. Semarang: FS UNDIP.

Nida, Eugene A. 1970. Morphology: The Descriptive Analysis of Words. TheUniversity of Michigan Press

Oktavianus dan Revita. 2010. “Kesantunan dalam Bahasa Minangkabau” dalam http://Ip.unand.ac.id diakses 25 Juni 2012.

Revita, Ike. 2009. “Faktor-Faktor Penanda Kesantunan dalam Permintaan Berbahasa Minangkabau (Kajian Pragmatik)” dalam Jurnal Bahasa Januari-April 2009. Brunei Darussalam: Syarikat Perniagaan dan Perkhidmatan Percetakan Ezy Sdn.

Sibarani, R. 2004. Antropolinguistik. Medan: PODA

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana.

Suyanto, Bagong dan Sutinah. 2006. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Prenada Media Group.

Tarigan, Henry G. 1990. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa

Trosborg, Anna. 1995. Interlanguage Pragmatics: Request, Complaints and Apologies. Berlin; New York: Mouton de Gruyter.

Wijana, I.D.P. 1996. Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: ANDI

Yule, George. 1996. Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.

___________. 2000. Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.22202/jg.2017.v3i1.1793

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Statistik Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia