KONTRIBUSI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SEBAGAI KONSTRUKSI PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI

Abstract view : 120 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 80 times

Abstract


Menulis merupakan keterampilan yang berkaitan dengan aktivitas berpikir. Esai merupakan salah satu karya ilmiah yang dinilai memiliki representasi cakupan ide, gagasan, argumen, dan pikiran penulis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi kemampuan berpikir kritis sebagai konstruksi peningkatan keterampilan menulis esai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan metode korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri di Kabupaten Sragen dengan sampel berjumlah 180 siswa, sedangkan objek penelitian yaitu kemampuan berpikir kritis dan keterampilan menulis esai. Data penelitian diperoleh melalui dua jenis tes, yaitu tes objektif digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan berpikir kritis dan tes unjuk kerja digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menulis esai. Hasil penelitian menunjukkan terdapat representasi yang signifikan bahwa kemampuan berpikir kritis sebagai konstruksi dalam peningkatan keterampilan menulis esai sebesar 4,51%. Dengan demikian, variansi keterampilan menulis esai dapat dijelaskan variabel kemampuan berpikir kritis.

Kata kunci: berpikir, kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis esai.

KONTRIBUSI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SEBAGAI KONSTRUKSI PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI


Keywords


berpikir, kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis esai

References


Akhadiah, Sabarti., Arsjad, Maidar G., & Ridwan, Sakura H. (1994). Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Djali, Puji Mulyono dan Ramli. (2000). Pengukuran dalam Bandung Pendidikan. Jakarta: UNJ

Eggen, Paul dan Don Kauchak. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran Mengajarkan Konten dan Keterampilan Berpikir. Jakarta: PT Indeks.

Easterbrooks, Susan R and Nanci A. Scheetz. (2004). Appliying Critical Thinking Skills To Character Education and Values Clarification with Students Who Are Deaf or Hard of Hearing. American Annals of the Deaf, 149 (3) 255.

Fisher, Alec. (2009). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.

Kuswana, Wowo Sunaryo. (2011). Taksonomi Berpikir. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Musaba, Zulkifli. (2012). Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa.Yogyakarta: CV Aswaja Pressindo.

Nurgiyantoro, Burhan. (2009). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Pujiono, Setyawan. (2011).Penerapan Strategi Catalisting uUntuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Esai. Litera.10 (2) 148-158.

Purba, Antilan. (2008). Esai Sastra Indonesia Teori dan Penlisan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Riddell, Thelma. (2007). Critical Assumptions: Thinking Critically About Critical Thinking. Journal of Nursing Education, 46 (3) 121-125.

Sari, Asri Wahyuni dan Diyan Permata Yanda. (2016). Kontribusi Minat Baca Puisidan Penguasaan Gaya Bahasa terhadap Keterampilan Menulis Puisi Bebas Siswa Kelas IX SMP Negeri 2Lembah Gumanti. Gramatika. 2(2) 179- 93.

Setiawati, Lis dan Badriyah, Ratu. (2007). Kontribusi Mata Kuliah Menulis Terhadap Kemampuan Menulis Mahasiswa Berprofesi Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan, 8 (2) 117-127 ISSN 1411 – 1942.

Yulisna, Risa. (2016). Kontribusi Kemampuan Memahami Cerpen terhadap Keterampilan Menulis Cerpen Siswa kelas XI SMA Negeri 4 Padang. Gramatika. 2 ( 2) 72-83.




DOI: https://doi.org/10.22202/jg.2018.v4i1.2410


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia