PEMAKAIAN BAHASA JAWA BANYUMASAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMK (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

Abstract view : 225 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 158 times

Abstract


Penggunaan bahasa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia kurang diperhatikan oleh guru dan siswa, sedangkan penggunaan bahasa sangat berperan dalam perkembangan keterampilan siswa baik dalam berbicara maupun menulis. Penelitian alih kode dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) wujud alih kode, dan (2) faktor penyebab terjadinya alih kode yang terjadi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Data dalam penelitian ini berupa data tertulis mengenai peristiwa tutur berupa alih kode guru dan siswa yang muncul pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dan analisis dokumen. Teknik validitas data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber data dan review informan. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan cakap. Analisis data dengan menggunakan metode padan intralingual. Hasil dari penelitian ini adalah masih ditemukan adanya  penggunaan alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X dan XI SMK Negeri 1 Banyumas. Alih kode yang ditemukan adalah alih kode jenis intern yaitu dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa Banyumasan dan dari Bahasa Jawa ke bahasa Indonesia, dengan bentuk kata, klausa, dan kalimat. Faktor penyebabnya yaitu (1) situasi pembelajaran, dan (2) penutur dan mitra tutur.



Keywords


Pemakaian Bahasa, Alih Kode, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Banyumas.

References


Ariffin, Kamisah. dan Husin, M. S. (2011). Code-switching and Code-mixing of English and Bahasa Malaysia in Content-Based Classrooms: Frequency and Attitudes. The Linguistics Journal. 5(1).

Ayemoni, M.O. (2006). Code-switching and code mixing: Style of Language use in childhood in Yoruba speech community. Nordic Journal of African Studies. 15(1). 90-99.

Bista, K. (2010). Factors of Code Switching among Bilingual English Students in the University Classroom: A Survey. English for Specific Purposes World. 29(9). 1-19.

Chaer, A dan Agustina. (2012). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Damayanti, Welsi. (2016). Analisis Penggunaan Multilingual Anak Tingkat Sekolah Dasar di Lingkungan Gang Siti Mardiah Cibaduyut Bandung (Studi Sosiolinguistik). Jurnal Gramatika. 1(1). 100-110.

Hamers, J. F. dan Blanc, M. H. (2000). Bilinguality and Bilingualism: Second Edition. London: Cambridge University Press.

Hossain dan Bar (2015). A case Study in Code-Mixing among Jahangirnagar University Students. International Journal of English and Literature. 6 (7), 123-139.

Iqbal, L. (2011). Linguistic Features of Code-Switching: A Study of Urdu/English Bilingual Teachers Classroom Interactions. International Journal of Humanities and Social Science. 1(14). 188-194.

Jendra, M. I. I. (2001). Sosiolinguistics. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Mahsun. (2012). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Srategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.

Mustikawati, Diyah Atiek. 2015. Alih Kode dan Campur Kode antara Penjual dan Pembeli (Anlisis Pembelajaran Berbahasa melalui Studi Sosiolinguistik). Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 2 (3). 23-32.

Ohoiwutun, P. (2002). Sosiolinguistik: Memahami Bahasa dalam Konteks Masyarakat dan Kebudayaan. Jakarta: Kesaint Blanc.

Rohmani, Siti dan Fuady, Amir dan Anindyarini, A. (2013). Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi. BASASTRA Jurnal Penelitian Bahasa Sastra Indonesia Dan Pengajaranya, 2(1), 15.

Rulyandi dan Rohmadi, Muhammad dan Sulistyo, T. (2014). Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Paedogigia, 17(1), 27.

Saddhono, K., dan Rohmadi, M. (2014). A Sociolinguistics Study on the Use of the Javanese Language in the Learning Process in Primary Schools in Surakarta, Central Java, Indonesia. International Education Studies. 7(6). 25-30.

Sari, N.W.E. dan Wedasuwari, I.A.M. (2014). Pilihan Bahasa Siswa Kelas XI IPA 2 SMA (SLUA) 1 Saraswati Denpasar. Jurnal Bakti Saraswati. 3(2). 40-47.

Septia, E. (2017). Bahasa Pedagang Etnis Cina dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Pondok Kota Padang: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Gramatika. 3 (1). 1-8.

Setiawati, S. (2016). Penggunaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dalam Pembelajaran Kosakata Baku dan Tidak Baku pada Siswa Kelas IV SD. Jurnal Gramatika. 2(1). 44-51.

Subroto, E.D., Maryono D., dan Sumarlam. (2002). Alih Kode dan Campur Kode Dalam Pernikahan Adat Surakarta. Proyek Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Jawa tengah.

Susmita, N. (2015). Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 12 Kerinci. Jurnal Penelitian Universitas Jambi seri Humaniora. 17(2). 87-98.

Suwandi, S. (2010). Serba Linguistik (Mengupas Pelbagai Praktik Berbahasa). Surakarta: UNS Press.

Wang, D., dan Kirkpatrick, A. (2012). Code Choice in The Chinese as a Foreign Language Classroom. Springer, 2(3), 1-18.




DOI: https://doi.org/10.22202/jg.2018.v4i1.2443


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia