Konflik Tanah Ulayat Antara Kaum Caniago Di Nagari Kasang Dengan Badan Pertanahan Nasional Padang Pariman

Rinel Fitlayeni

Abstract


Communal land at the Minangkabau community identity and are protected by the Government contained in the UUPA. In defending existence, no wonder the increased intensity of conflict in society, even the biggest contributor in the court case is the problem of communal land. The conflict not only involve the public but also among the public with the state caused due to the interest of both parties . This paper wants to describe the conflict between members of the Caniago with BPN Padang Pariaman district. Conflicts involving both groups has occurred since 2002 and even up to now still continue.


Tanah ulayat di Minangkabau merupakan identitas masyarakat  dan dilindungi keberadaannya oleh negara yang tertuang dalam UUPA. Dalam mempertahankan kebedaraannya, tidak heran terjadi peningkatan intensitas konflik di tengah masyarakat, bahkan penyumbang perkara terbesar di pengadilan adalah permasalahan tanah ulayat. Konflik yang terjadi bukan saja melibatkan antar masyarakat tetapi juga masyarakat dengan negara yang disebabkan karena faktor kepentingan kedua belah pihak.. Tulisan ini ingin mendeskripsikan konflik antara anggota kaum Caniago dengan BPN Kabupaten Padang Pariaman. Konflik yang melibatkan kedua belah kelompok sudah terjadi sejak tahun 2002 bahkan sampai sekarang.


Keywords


Tanah Ulayat, Konflik, Nagari

Full Text:

PDF

References


Afrizal, 2005. Hukum dan Resolusi Konflik Agraria dalam Seminar Nasional Indonesia yang Bebas Korupsi, Rukun dan Mandiri. Ikatan Sosiologi Indonesia

----------, 2003. Pengantar Metode Penelitian Kualittaif. Laboratorium Sosiologi FISIP Unand, Padang.

----------, 2003. Hukum Agraria, Konflik dan Resolusi Konflik Tanah Ulayat di Indonesia, Acuan Khusus Terhadap Sumatera Barat. Ikatan Sosiologi Indonesia.

Halim, Ridwan, 1985. Sendi-sendi Hukum Agraria. Ghalia Indonesia, Jakarta .

Haryanto,T, 1981. Cara mendapatkan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah. Usaha Nasional Surabaya-Indonesia, Surabaya.

Mahendra, A.A, Oka, 1996. Menguak Masalah Hukum, Demokrasi dan Pertanahan. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.

Navis, AA, 1983. Alam Takambang Jadi Guru, Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Grafitri Press, Jakarta.

Saleh, Aziz, 1990. Perubahan Pemilikan dan Penguasaan Tanah di Sumatera Barat. Pusat Penelitian Universitas Andalas, Padang.

Soetomo, 1995. Masalah Sosial dan Pembangunan. Pustaka Jaya, Jakarta.

Sumardjono, Maria, S.W, 2005. Kebijakan Pertanahan, Antara Regulasi dan Implementasi. Kompas, Jakarta.

Soimin, Sudaryono, 1994. Status Hak dan Pembebasan Tanah. Sinar Grafika, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.22202/mamangan.1310

Article Metrics

Abstract view : 588 times
PDF - 275 times
asd

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmu Sosial Mamangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

JURNAL ILMU SOSIAL MAMANGAN INDEXED BY :

              

 

 

 

Editorial Office :

Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi, STKIP PGRI Sumbar

Kampus I, STKIP PGRI Sumatera Barat

Jl. Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat

Telp. (0751) 7053731, Fax. (0751) 7053826

Email: redaksimamangan@gmail.com 

 

Jurnal Mamangan Visitors

Lisensi Creative Commons

Jurnal Ilmu Sosial Mamangan distributed under Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.