KONFLIK TANAH ULAYAT ANTARA KAMANAKAN MALAKOK VS NINIAK MAMAK SUKU TOBO DI NAGARI PADANG LAWEH, KEC. KOTO VII, KAB. SIJUNJUNG

Welda Ningsih, Dian Kurnia Anggreta, Rinel Fitlayeni

Abstract


Conflict of communal land between kamanakan malakok with niniak mamak in Tobo clan Nagari Padang Laweh, District Koto VII Sijunjung which in this conflict kamanakan malakok from areas Bukit Bual seeks to maintain in order to get the management rights of communal land that is the intersection of SMP 8 Nagari Padang Laweh which is the possession of niniak mamak Tobo tribe does not comply with the decision of niniak mamak. The approach used in this study is a qualitative research method and descriptive. The data collection is done by observation and in-depth interviews. Based on the results of research conducted, communal land conflicts caused by kamanakan malakok who worked and fence off communal land without the permission and niniak mamak Tobo Tribe resulting land conflict issues. While the forms of conflict resolution is performed by the deliberation and consensus between the two sides, the conflict is not resolved by the prince of the tribe resulted in the issue resolved through official institutions, namely guardian Nagari, the prince of the tribe and the latter through the police, after receiving the decision of the police.


Konflik tanah ulayat antara kamanakan malakok dengan niniak mamak Suku Tobo di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung yang mana di dalam konflik ini kamanakan malakok yang berasal dari daerah Bukit Bual berupaya mempertahankan supaya mendapatkan hak pengelolaan tanah ulayat yang ada simpang SMP 8 Nagari Padang Laweh yang merupakan kepunyaan dari niniak mamak suku Tobo dengan jalan tidak mematuhi keputusan dari niniak mamak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, konflik tanah ulayat disebabkan oleh kamanakan malakok yang menggarap dan memagari tanah ulayat tanpa seizin dan sepengatahuan niniak mamak Suku Tobo sehingga terjadi permasalahan konflik tanah. Sedangkan bentuk penyelesaian konflik dilakukan memalui musyawarah dan mufakat antara kedua belah pihak. Konflik yang tidak terselesaikan oleh penghulu suku mengakibatkan persoalan diselesaikan melalui lembaga resmi yaitu wali Nagari, penghulu suku dan terakhir melalui pihak kepolisian.


Keywords


Conflict, Communal Land, Kamanakan Malakok, Niniak Mamak.

Full Text:

PDF

References


Afrizal. (2006). Sosiologi Konflik Agraria (Protes-Protes Agraria dalam Masyarakat Kontemporer).

Anggreta, D. K. (2012). Perjuangan Hak Ekonogis Komunitas Petani. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 1(1), 51–59.

Dingin, M. (2010). Konflik Tapal Batas Antara Nagari Sumpur Dengan Nagari Bunga Tanjuang Kab. Tanah Datar. Universitas Andalas.

Firdaus, F. (2012). Puar Cama Untuk Anak Cucu: Kearifan Lokal Untuk Sustainability Forest di Manggarai Barat. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 1(1), 39–50.

Poloma, M. M. (2010). Sosiologi Kontemporer. Jakarta.

Roza, N. (2011). Penyebab Konflik Antara Komunitas Saniang Baka dengan Komunitas Muaro Pingai Kabupaten Solok. Padang.

Undri. (2004). Konflik Lahan Perkebunan Rakyat di Kabupaten Pasaman Propinsi Sumatera Barat.

Upe, A. (2010). Tradisi Aliran Dalam Sosiologi Dan Filosofi Posivifistik Ke Positivistik. Jakarta.

Wirawan. (2010). Konflik dan Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian.




DOI: https://doi.org/10.22202/mamangan.1366

Article Metrics

Abstract view : 279 times
PDF - 204 times
asd

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmu Sosial Mamangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

JURNAL ILMU SOSIAL MAMANGAN INDEXED BY :

              

 

 

 

Editorial Office :

Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi, STKIP PGRI Sumbar

Kampus I, STKIP PGRI Sumatera Barat

Jl. Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat

Telp. (0751) 7053731, Fax. (0751) 7053826

Email: redaksimamangan@gmail.com 

 

Jurnal Mamangan Visitors

Lisensi Creative Commons

Jurnal Ilmu Sosial Mamangan distributed under Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.