FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SANITASI LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI NAGARI AUR BEGALUNG TALAOK KECAMATAN BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

Abstract view : 13 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 11 times

Abstract


Humans in the continuity of their lives have the ability to adapt to the environment in the adaptation of humans told and affect their environment along with the progress achieved is felt by the need for increasing degrees of sanitation so that the control of all aspects related to environmental sanitation settlements can increase as well. Based on this, it can be seen from a number of variables that are thought to affect the settlement environment sanitation 1) income level, 2) number of family members, 3) knowledge and 4) knowledge, number of family members and income level together. This study aims to find out: factors that affect residential environmental sanitation in Nagari Aur Begalung Talaok Bayng District, South Coastal District. This type of research is classified as descriptive correlational (corelational studies). The research subjects of the community who resided in kenagarian Aur Begalung Talaok Bayang sub-district, South Coastal District. The results of this study found: 1). There is a positive significant effect between the level of income and environmental sanitation of 3.7%, 2). There is a significant positive effect between the number of family members and environmental sanitation of 3.4%. 3). There is a positive significant effect between 8% knowledge and environmental sanitation. 4). There is a positive significant effect between the level of income, the number of family members and knowledge together with environmental sanitation of 18.1%.

Manusia dalam kelangsungan kehidupannya memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan dalam adaptasinya manusia dipenguruhi dan mempengaruhi lingkungannya seiring dengan kemajuan yang dicapai tersebut dirasakan oleh kebutuhan derajat sanitasi semakin meningkat sehingga pengendalian segala aspek yang menyangkut dengan sanitasi lingkungan permukiman dapat meningkat juga. Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat dari beberapa variabel yang diduga dapat mempengaruhi sanitasi lingkungan permukiman 1) tingkat pendapatan, 2) jumlah anggota keluarga, 3) pengetahuan dan 4) pengetahuan, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendapatan secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: faktor yang mempengaruhi sanitasi lingkungan permukiman di nagari Aur Begalung Talaok Kecamatan Bayng Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini tergolong deskriptif korelasional (corelational studies). Subjek penelitian masyarakat yang bertempat tinggal di kenagarian Aur Begalung Talaok kecamatan Bayang kabupaten Pesisir Selatan. Hasil penelitian ini menemukan: 1). Terdapat pengaruh yang signifikan positif antara tingkat pendapatan dengan sanitasi lingkungan sebesar 3,7%, 2). Terdapat pengaruh yang signifikan positif antara jumlah anggota keluarga dengan sanitasi lingkungan sebesar 3,4%. 3). Terdapat pengaruh yang signifikan positif antara pengetahuan dengan sanitasi lingkungan sebesar 8%. 4). Terdapat pengaruh yang signifikan positif antara tingkat pendapatan, jumlah anggota keluarga dan pengetahuan secara bersama-sama dengan sanitasi lingkungan sebesar 18,1%.


References


Aswar asrul (1986). Pengantar Iimu Sanitasi Lingkungan Masyarakat Jakarta Mutiara Sumber Widya.

Noto Atmodjo, Soekijo (1986). Pengantar Pendidikan Sanitasi Dan Ilmu Perilaku Sanitasi,Yogya,Andi Offset.

Nasution Zulkarimein (1993)Komunikasi Pembangunan :Pengenalan Teori Dan Penerapan,Jakarta,Rajawali Pers

Notoadmodjo Soekidjo (2003) Ilmu Sanitasi Lingkungan

Prodojokusumo (1993). Air Kebersihan dan Sanitasi Lingkungan Permukiman Jakarta Mutiara

Purwardarminta, (1984). Kamus Besar Bahasa Indonesia,Jakarta:Balai Pustaka

Ryadi.AL.Slamet (1986). Pengaruh Kualifikasi Masyarakat Nelayan Terhadap Sanitasi Lingkungan Di Kota Madya Padang,Laporan Penelitian FPIPS IKIP Padang

Ryadi, Al, Slamet (1984). Sanitasi Lingkungan Surabaya

Salim,Email (1989)Lingkungan Hidup dan Pembangunan Jakarta:Mutiara Subur Jaya

Sudjana (1992). Metode Stastistik Bandung

Seomarwoto.Otto (2004). Ekologi Lingkungan Hidup Dan Pembangunan Jakarta Djambatan.

Soemarwoto. Otto (2007) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Suwito Umar (1989)Komunikasi untuk Pembangunan.IKIP Yogyakarta

Tjandra, Ida, Ayu Made (1990). Peranan Kepala Keluarga Dalam Memelihara Sanitasi Lingkungan Di Kecamatan Buleleng Bali. Singaraja: Majalah Ilmiah Universitas Udayana Tahun XVII No 26

Widjaja A. W (1993). Komunikasi:Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Jakarta Bumi Aksara

Zurni (1996) Hubungan Kondisi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Dengan Sanitasi Lingkungan Di Pinggiran Batang Arau DI Kecamatan Padang Selatan.




DOI: https://doi.org/10.22202/jsl.2018.v%25.i2.3091


Refbacks

  • There are currently no refbacks.